Read More

PERMAINAN TRADISIONAL PETAK UMPET



PETAK UMPET

Permainan tradisional ini mengasah ketelitian dan kepekaan anak. Kumpulkan teman-teman balita dan ajak bermain petak umpet.

Persiapan:  3-6 anak, tiang atau dinding, lahan dengan tempat-tempat persembunyian.

Cara bermain:

1.     Gambreng, anak yang kalah menjadi Pencari. Ia menutup mata sambil bersender ke tiang/dinding sebagai “benteng” dan menghitung 1 sampai 10. Anak-anak lain cepat-cepat bersembunyi.
2.     Pada hitungan ke-10, Pencari membuka mata dan mencari teman-temannya. Setiap menemukan persembunyian seorang teman, Pencari meneriakkan nama teman itu lalu lari ke benteng untuk menepuk benteng sambil berkata “hong!”
3.     Kalau ada satu anak yang bisa mendahului Pencari untuk menepuk benteng dan berteriak “hong!”, artinya anak-anak menang dan Pencari kalah. Pencari harus menutup mata kembali sambil bersender ke tiang/dinding, dan permainan diulang dari awal.
4.     Kalau tidak anak yang bisa melakukan “hong”, maka Pencari menang. Anak yang ditemukan pertama kali, gantian menjadi Pencari.
Manfaat buat anak: belajar menghitung, melatih motorik kasar, mengasah ketelitian dan kepekaan, melatih kesabaran, belajar mengingat nama, belajar mengikuti aturan.


Aspek yang di kembangkan :
1.     Apektif : Bekerja sama dalam bersembunyi agar tidak ketahuan penjaga, mencari temat persembunyian
2.     Kognitif : Melestarikan permainan tradisional petak umpet
3.     Psikomotor : Melatih otot tungkai kaki
4.     Pisik : Meningkatkan Kebugaran Jasmani
                  
Keterkaitan dengan materi Pendidikan Rekreasi
Permainan ini berkaitan dengan materi pendidikan rekreasi karena dalam permainan ini didalamnya terdapat suatu unsur pembelajaran dengan memanfaatkan suatu permainan dan mengembangkan aspek-aspek yang ada di dalam permainan tersebut, misalnya meningkatkat derajat
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Postingan terkait:

Silahkan berikan tanggapan untuk "PERMAINAN TRADISIONAL PETAK UMPET"

Post a Comment